Pengertian Observasi Menurut Para Ahli

Selamat datang, Sobat Penurut!

Sudahkah kamu familiar dengan konsep observasi? Observasi merupakan metode pengumpulan data yang umum dilakukan di berbagai bidang, seperti ilmu sosial, psikologi, dan lain-lain. Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai fenomena yang diamati dan menarik kesimpulan dari data yang diperoleh. Namun, definisi observasi menurut para ahli berbeda-beda, ada yang memandangnya sebagai metode ilmiah, sementara ada juga yang melihatnya dari perspektif kualitatif.

Nah, pada artikel ini, kita akan membahas pengertian observasi menurut para ahli secara detail. Yuk, simak bersama-sama!

Apa Itu Observasi?

Observasi adalah suatu proses pengumpulan data dengan cara mengamati dan mencatat semua yang terjadi pada objek yang diamati. Pengamatan tersebut dilakukan secara teratur dan sistematis, sehingga data yang diperoleh dapat dijadikan sebagai bahan analisis yang akurat.

Dalam ilmu pengetahuan, observasi memiliki peran yang sangat penting. Observasi dapat mengungkapkan berbagai fenomena yang tidak dapat dijelaskan melalui teori-teori yang sudah diketahui sebelumnya. Melalui observasi, ilmuwan dapat menjawab berbagai pertanyaan mengenai alam dan kehidupan yang belum terjawab sebelumnya.

Kelebihan Observasi

Observasi memiliki sejumlah kelebihan sebagai metode pengumpulan data. Berikut adalah beberapa kelebihannya:

No Kelebihan
1 Menyediakan data yang akurat dan terperinci
2 Memungkinkan pengumpulan data yang berlangsung secara real-time
3 Dapat mengungkapkan fenomena yang tidak dapat dijelaskan melalui teori-teori yang sudah diketahui sebelumnya
4 Dapat menjadi bahan uji coba teori yang sudah ada

Kekurangan Observasi

Di sisi lain, observasi juga memiliki kekurangan sebagai metode pengumpulan data. Berikut adalah beberapa kekurangannya:

No Kekurangan
1 Memerlukan waktu dan biaya yang besar
2 Tidak semua fenomena dapat diobservasi, terutama yang terjadi di masa lalu
3 Dapat terpengaruh oleh subjektivitas pengamat
4 Sulit untuk mengobservasi objek yang sulit dijangkau atau sangat besar

Definisi Observasi Menurut Para Ahli

Para ahli memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai pengertian observasi. Berikut ini adalah beberapa definisi observasi menurut para ahli:

1. Definisi Observasi Menurut Suharsimi Arikunto

Suharsimi Arikunto mendefinisikan observasi sebagai metode pengumpulan data yang dilakukan dengan jalan mengamati secara sistematis dan terencana fenomena yang terjadi dalam keadaan alamiah.

2. Definisi Observasi Menurut Sugiyono

Sugiyono mendefinisikan observasi sebagai metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung terhadap perilaku, kegiatan, atau interaksi yang terjadi pada objek yang diamati.

3. Definisi Observasi Menurut Bungin Burhan

Bungin Burhan mendefinisikan observasi sebagai metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati perilaku, interaksi sosial, atau objek yang diamati dalam keadaan alamiah.

4. Definisi Observasi Menurut Robert K. Yin

Robert K. Yin mendefinisikan observasi sebagai sebuah metode penelitian dengan cara mengumpulkan informasi mengenai perilaku manusia, tindakan, atau manifestasi sosial yang diamati secara langsung tanpa melakukan manipulasi atau eksperimen.

5. Definisi Observasi Menurut Barney G. Glaser dan Anselm L. Strauss

Barney G. Glaser dan Anselm L. Strauss mendefinisikan observasi sebagai suatu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati kegiatan, perilaku, dan interaksi sosial yang terjadi dalam konteks sosial dalam rangka memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai fenomena yang diamati.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apa saja jenis-jenis observasi yang ada?

Ada beberapa jenis observasi, yaitu observasi partisipan, observasi non-partisipan, observasi sistematik, dan observasi tidak terstruktur.

2. Apa bedanya observasi kualitatif dan observasi kuantitatif?

Observasi kualitatif adalah observasi yang dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai fenomena yang diamati, sedangkan observasi kuantitatif adalah observasi yang dilakukan untuk mengumpulkan data yang dapat diukur secara jumlah atau angka.

3. Bagaimana cara melakukan observasi yang akurat?

Untuk melakukan observasi yang akurat, kamu perlu membuat daftar ceklis atau panduan pengamatan terlebih dahulu, melakukan observasi secara teratur dan sistematis, mencatat semua yang terjadi secara detail, serta melakukan observasi secara tidak terstruktur jika diperlukan.

4. Apa yang dimaksud dengan observasi partisipan?

Observasi partisipan adalah observasi yang dilakukan oleh pengamat yang turut serta dalam kegiatan yang diamati. Dalam observasi partisipan, pengamat berusaha mengamati kegiatan tersebut dari dalam, sehingga dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai fenomena yang diamati.

5. Apa yang dimaksud dengan observasi non-partisipan?

Observasi non-partisipan adalah observasi yang dilakukan oleh pengamat yang tidak turut serta dalam kegiatan yang diamati. Dalam observasi non-partisipan, pengamat mencatat semua yang diamati dari luar kegiatan, sehingga memperoleh data yang lebih objektif.

6. Apa saja kelebihan observasi sebagai metode pengumpulan data?

Beberapa kelebihan observasi sebagai metode pengumpulan data adalah menyediakan data yang akurat dan terperinci, memungkinkan pengumpulan data yang berlangsung secara real-time, dapat mengungkapkan fenomena yang tidak dapat dijelaskan melalui teori-teori yang sudah diketahui sebelumnya, dan dapat menjadi bahan uji coba teori yang sudah ada.

7. Apa saja kekurangan observasi sebagai metode pengumpulan data?

Beberapa kekurangan observasi sebagai metode pengumpulan data adalah memerlukan waktu dan biaya yang besar, tidak semua fenomena dapat diobservasi, terutama yang terjadi di masa lalu, dapat terpengaruh oleh subjektivitas pengamat, dan sulit untuk mengobservasi objek yang sulit dijangkau atau sangat besar.

8. Apa saja jenis objek yang dapat diobservasi?

Ada banyak jenis objek yang dapat diobservasi, mulai dari manusia, hewan, tumbuhan, objek material, dan lain-lain. Namun, objek yang diobservasi harus sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai.

9. Apa yang dimaksud dengan pengamatan langsung?

Pengamatan langsung adalah pengamatan yang dilakukan secara langsung terhadap objek yang diamati. Pengamatan langsung dilakukan oleh pengamat yang berada di tempat yang sama dengan objek yang diamati.

10. Bagaimana cara mengurangi subjektivitas pengamat dalam observasi?

Untuk mengurangi subjektivitas pengamat dalam observasi, kamu dapat membuat panduan pengamatan yang jelas, melakukan observasi secara terencana dan sistematis, mengalihkan fokus dari aspek yang subjektif ke aspek yang objektif, dan melakukan analisis data secara objektif.

11. Apa perbedaan antara observasi dan wawancara?

Observasi adalah metode pengumpulan data dengan cara mengamati objek yang diamati secara langsung, sementara wawancara adalah metode pengumpulan data dengan cara melakukan tanya jawab dengan responden.

12. Apa yang dimaksud dengan observasi terstruktur?

Observasi terstruktur adalah observasi yang dilakukan dengan mengikuti panduan pengamatan yang sudah terstruktur sebelumnya. Panduan pengamatan tersebut berisi tentang hal-hal apa saja yang harus diamati dan dicatat dalam rangka memperoleh data yang akurat dan terperinci.

13. Apa yang dimaksud dengan observasi tidak terstruktur?

Observasi tidak terstruktur adalah observasi yang dilakukan tanpa mengikuti panduan pengamatan yang sudah terstruktur sebelumnya. Dalam observasi tidak terstruktur, pengamat mencatat semua yang diamati secara detail tanpa membatasi diri pada hal-hal tertentu.

Kesimpulan

Setelah membaca artikel ini, Sobat Penurut diharapkan dapat memahami pengertian observasi menurut para ahli secara detail. Observasi sebagai metode pengumpulan data memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga harus dilakukan dengan hati-hati dan terencana. Namun, observasi tetap menjadi salah satu metode pengumpulan data yang sangat penting dalam ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, Sobat Penurut diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam aktivitas penelitian atau pengamatan yang akan dilakukan.

Ayo Action!

Sobat Penurut, sudahkah kamu mengaplikasikan pengetahuan mengenai observasi dengan baik? Ayo, jangan ragu untuk mencoba melakukan observasi atau pengamatan yang berkaitan dengan area minatmu. Dengan melakukan observasi, kamu dapat memperoleh informasi yang berharga dan membuat penelitianmu semakin akurat.

Penutup

Sekian artikel tentang pengertian observasi menurut para ahli yang dapat kami sampaikan. Kami harap artikel ini dapat menjadi referensi dan bahan pembelajaran yang bermanfaat bagi Sobat Penurut. Terima kasih sudah membaca, dan sampai jumpa di artikel kami selanjutnya!

Related video of Pengertian Observasi Menurut Para Ahli