Kesurupan Menurut Islam: Mitos atau Fakta?

Memahami Kesurupan dalam Konteks Islam

Salam Sobat Penurut, dalam kehidupan sehari-hari mungkin kita pernah mendengar tentang kasus kesurupan yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Tapi, apakah Sobat Penurut tahu apa itu kesurupan menurut pandangan Islam?

Dalam Islam, kesurupan diartikan sebagai kondisi di mana seseorang dirasuki oleh jin atau setan. Meskipun dalam prakteknya, kasus kesurupan sering diartikan sebagai bentuk gangguan mental atau psikologis, namun dalam pandangan Islam, kesurupan benar-benar dianggap sebagai manifestasi keberadaan makhluk halus.

Aspek keterlibatan makhluk halus ini membuat kasus kesurupan menjadi sangat kompleks dan membingungkan. Oleh karena itu, dalam artikel ini kita akan mencoba memahami lebih lanjut tentang kesurupan menurut pandangan Islam dan bagaimana cara mengatasi kasus tersebut.

1. Apa Penyebab Kesurupan Menurut Islam?

Berdasarkan pandangan Islam, kesurupan dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti terkena santet (mantra hitam), gangguan jin atau setan, kemarahan dan sakit hati yang mendalam, dan lain sebagainya. Namun, tahukah Sobat Penurut bahwa kesurupan juga bisa disebabkan oleh perbuatan sendiri yang bertentangan dengan ajaran agama Islam?

Sebagai contoh, memakan makanan yang haram atau melakukan perbuatan dosa yang berulang-ulang dapat memicu kesurupan. Selain itu, jika seseorang memperbanyak syirik atau kesalahan dalam ibadah, maka ia akan semakin rentan terkena gangguan jin atau setan.

Dalam hal ini, kita harus memahami bahwa kesurupan bukanlah hukuman atau siksaan dari Allah, melainkan sebagai refleksi dari perbuatan buruk yang kita lakukan.

2. Bagaimana Tanda-tanda Seseorang Terkena Kesurupan?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kesurupan adalah kondisi di mana seseorang dirasuki oleh jin atau setan. Oleh karena itu, tanda-tanda kesurupan umumnya bersifat tidak wajar dan biasanya tidak didapat pada orang sehat secara fisik dan mental. Beberapa tanda-tanda kesurupan menurut Islam antara lain:

Tanda-tanda Kesurupan Penjelasan
Ketakutan yang berlebihan Terlihat ketakutan yang tidak wajar, meskipun situasinya normal
Bicara dengan suara yang tidak wajar Seseorang bisa berbicara dengan suara yang sangat kencang, tiba-tiba membusungkan dada, dan mengeluarkan kata-kata yang tidak jelas.
Merasa ingin melukai diri sendiri atau orang lain Seseorang terlihat sangat agresif dan ingin melukai dirinya sendiri atau orang lain
Memakan makanan yang tidak biasa Seseorang yang terkena kesurupan mungkin memakan makanan yang aneh dan tidak biasa

3. Apa yang Harus Dilakukan Ketika Seseorang Terkena Kesurupan?

Jika seseorang terkena kesurupan, maka ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, kita harus selalu mengingatkan bahwa Allah lah yang maha kuasa dan segala sesuatu tergantung pada kehendak-Nya. Oleh karena itu, kita harus segera berdoa dan meminta pertolongan dari Allah.

Selain itu, kita juga harus mengerahkan semua upaya untuk membantu orang yang terkena kesurupan. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Menenangkan orang yang terkena kesurupan
  • Mengucapkan kalimat-kalimat doa
  • Meminta bantuan dari ahli ruqyah (orang yang bisa membantu mengusir jin atau setan)
  • Mengalihkan perhatian orang yang terkena kesurupan dengan cara melempar air ke wajahnya atau menggoyangkan tubuhnya

4. Kelebihan dan Kekurangan Kesurupan Menurut Pandangan Islam

Kelebihan:

Salah satu kelebihan dari pandangan Islam tentang kesurupan adalah bahwa kita selalu diingatkan tentang keberadaan makhluk halus yang ada di sekitar kita. Hal ini membuat kita lebih berhati-hati dan memperkuat keyakinan kita akan kekuasaan Allah. Selain itu, kita juga diajarkan tentang pentingnya menjaga perbuatan dan amalan kita sehari-hari.

Kekurangan:

Namun, ada beberapa kekurangan dari pandangan Islam tentang kesurupan. Pertama, kesurupan seringkali dipandang sebagai suatu hal yang fundamental dan kurang dipahami oleh banyak orang. Akibatnya, orang-orang yang terkena kesurupan seringkali tidak mendapat dukungan yang memadai. Kedua, pandangan yang terlalu memfokuskan pada faktor okultis dan kekuatan supernatural seringkali menyebabkan kekhawatiran yang berlebihan dan kurangnya pemahaman tentang faktor penyebab kesurupan.

5. Mitos Tentang Kesurupan Menurut Islam

Terdapat banyak mitos yang berkembang mengenai kesurupan menurut pandangan Islam. Beberapa mitos tersebut antara lain:

Mitos 1: Kesurupan hanya terjadi pada orang yang telah melakukan dosa besar

Hal ini tidak benar. Kesurupan dapat terjadi pada siapa saja, bahkan pada orang yang rajin beribadah. Meskipun ada kaitannya dengan perbuatan buruk, kesurupan bukanlah hukuman dari Allah, melainkan suatu bentuk pengingat agar kita selalu berada di jalan yang benar dan mengikuti ajaran agama Islam.

Mitos 2: Orang yang terkena kesurupan harus dijauhkan dari masyarakat

Ini adalah mitos yang sangat merugikan orang yang terkena kesurupan. Sebaliknya, kita harus membantu dan mendukung orang yang terkena kesurupan agar cepat sembuh. Dengan memberikan dukungan yang adekuat, maka proses kesembuhan seseorang yang terkena kesurupan bisa berjalan lebih cepat dan lancar.

Mitos 3: Kesurupan hanya bisa diatasi dengan cara yang tidak masuk akal

Ini juga adalah mitos yang salah. Kesurupan bisa diatasi dengan cara yang rasional, seperti memberikan dukungan moral, mendampingi dan memberikan semangat kepada orang yang terkena kesurupan, serta mengambil langkah-langkah medis yang diperlukan. Selain itu, kita juga bisa mengalihkan perhatian orang yang terkena kesurupan sehingga ia tidak terjebak dalam kondisi yang merugikan.

6. Bagaimana Cara Mencegah Kesurupan Menurut Pandangan Islam?

Untuk mencegah kesurupan menurut pandangan Islam, kita harus selalu berusaha untuk memperbaiki cara beribadah kita. Beberapa tips yang mungkin bisa membantu antara lain:

  • Memperbanyak dzikir kepada Allah
  • Memperbaiki shalat dan membaca Al-Quran dengan benar
  • Menjaga perbuatan dan amalan kita dari yang haram dan dosa
  • Tidak menghina atau merendahkan orang lain

7. Kesimpulan

Dalam pandangan Islam, kesurupan adalah kondisi di mana seseorang dirasuki oleh jin atau setan dan seringkali dipandang sebagai sesuatu yang fundamental dan kurang dipahami oleh banyak orang. Oleh karena itu, kita harus selalu mengingatkan bahwa Allah lah yang maha kuasa dan segala sesuatu tergantung pada kehendak-Nya.

Untuk mencegah kesurupan menurut pandangan Islam, kita harus selalu berusaha untuk memperbaiki cara beribadah kita dan menjaga perbuatan dan amalan kita dari yang haram dan dosa. Dengan begitu, kita bisa menghindari diri dari gangguan jin atau setan dan tetap berada pada jalan yang benar sesuai dengan ajaran agama Islam.

FAQ

Q: Apa yang harus dilakukan jika kita merasa terkena santet?

A: Merasa terkena santet tidak selalu berarti kita terkena gangguan jin atau setan. Jika kita merasa terkena santet, maka yang harus dilakukan adalah memperbaiki diri dan mengerahkan semua upaya untuk bersabar dan terus berada di jalan yang benar sesuai dengan ajaran agama Islam.

Q: Apakah kesurupan bisa menular kepada orang lain?

A: Tidak, kesurupan tidak dapat menular kepada orang lain. Namun, jika kita terlalu terobsesi dengan hal tersebut, maka kemungkinan besar kita akan semakin rentan terkena gangguan jin atau setan.

Q: Apakah bacaan ruqyah bisa membantu mengusir jin atau setan?

A: Ya, bacaan ruqyah bisa membantu mengusir jin atau setan. Namun, kita harus memastikan bahwa bacaan yang diucapkan benar dan tepat sesuai dengan ajaran agama Islam.

Q: Bagaimana cara mengatasi kesurupan pada anak-anak?

A: Kesurupan pada anak-anak dapat diatasi dengan cara yang sama seperti pada orang dewasa, yaitu dengan memberikan dukungan moral, mendampingi dan memberikan semangat, serta mengambil langkah-langkah medis yang diperlukan.

Q: Apa saja hal yang perlu dihindari untuk mencegah kesurupan?

A: Beberapa hal yang perlu dihindari untuk mencegah kesurupan antara lain mengonsumsi makanan yang haram, melakukan perbuatan dosa yang berulang-ulang, memperbanyak syirik atau kesalahan dalam ibadah, dan lain sebagainya.

Q: Apakah kesurupan bisa disembuhkan?

A: Ya, kesurupan bisa disembuhkan dengan cara yang tepat dan adekuat. Namun, proses penyembuhan bisa berbeda-beda tergantung pada kondisi masing-masing individu.

Q: Bisakah kesurupan terjadi tanpa sebab yang jelas?

A: Ya, kesurupan bisa terjadi tanpa sebab yang jelas. Namun, ini jarang terjadi dan umumnya terkait dengan faktor psikologis atau medis.

Q: Apa saja doa-doa yang bisa dipakai untuk mengatasi kesurupan?

A: Ada banyak doa-doa yang bisa dipakai untuk mengatasi kesurupan, seperti doa Qunut, doa untuk perlindungan dari gangguan jin atau setan, dan lain sebagainya.

Q: Apa saja faktor-faktor yang membuat seseorang rentan terkena kesurupan?

A: Beberapa faktor yang membuat seseorang rentan terkena kesurupan antara lain memakan makanan yang haram, melakukan perbuatan dosa yang berulang-ulang, memperbanyak syirik atau kesalahan dalam ibadah, dan lain sebagainya.

Q: Bisakah kesurupan diatasi dengan cara yang medis?

A: Ya, kesurupan bisa diatasi dengan cara yang medis, seperti mengambil obat-obatan atau terapi psikologis. Namun, kita juga harus memastikan bahwa cara medis yang diambil tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Q: Apa saja hal yang harus dilakukan untuk membantu orang yang terkena kesurupan?

A: Beberapa hal yang harus dilakukan untuk membantu orang yang terkena kesurupan antara lain menenangkan orang yang terkena kesurupan, mengucapkan kalimat-kalimat doa, meminta bantuan dari ahli ruqyah, dan mengalihkan perhatian orang yang terkena kesurupan dengan cara melempar air ke wajahnya atau menggoyangkan tubuhnya.

Q: Apakah kesurupan bisa menjadi suatu keuntungan bagi seseorang?

A: Tidak, kesurupan tidak bisa menjadi suatu keuntungan bagi seseorang. Sebaliknya, kesurupan adalah kondisi yang merugikan dan membuat seseorang kesulitan untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan normal.

Related video of Kesurupan Menurut Islam: Mitos atau Fakta?